Hari
demi hari, bulan demi bulan, dan tahun demi tahun itu gue lalui dengan keren
dan pastinya menyedihkan hingga gue sampai di kelas 6 SD atau dimana kelas
akhir yang berada di sekolah dasar, dan satu yang tetap pada melekat dan udah
kayak mendarah daging di kelas 6 SD itu gue tetap menjadi seorang KM yang
menyedihkan karena gue KM yang menjadi kacung.
Tepat
pada bulan juli gue masuk ke sebuah sekolah menengah pertama tepatnya di
Majalengka yaitu di SMP N 3 Majalengka. Di sinilah gue bersekolah bersama
sodara sekaligus sahabat baik gue yaitu Fahmi Nur Huda, dia anak dari bapak
yang bernama Toto Suryanto dan Ibu Eki Aqilah. Sepasang kedua orang tua yang
baik. Banget. dan Fahmi ini punya 2 orang kakak laki-laki yang bernama Tesa Perdana
yaitu manusia yang sudah menikah dan memiliki anak yang bernama Althaf Nidal
Alvaro, seorang bocah laki-laki gendut yang lucu dan berkulit putih yang belum
genap 1 tahun, tapi dia terlihat seperti bayi yang sudah dewasa. Dan yang
satunya yaitu kakak yang bernama Alfi Nur Fuadi manusia yang sekarang bekerja
di sebuah perusaan BUMN di bandung tepatnya. A Alfi ini orang nya pendiem
sehingga dia mendapat julukan seperti alat musik tradisional yaitu sebuah alat
musik “GONG” dia engga bakal bersuara kalo engga ada orang yang memukulnya?
Bukan lah.. ini seperti sebuah kiasan dimana dia engga bakal bersuara kalo
engga ada orang yang bertanya kepadanya. Tapi jempol kaki dia keren.
Lanjut,
gue menempati kelas awal di kelas 7 yaitu 7f. Ya 7F atau Fantastic class atau
Farah sekali Classnya atau.. ah sudahlah lupakan.. gue duduk sama Fahmi. Perlu
kita ketahui fahmi ini orangnya agak aneh, kenapa? Fahmi itu ketika kecil dia
kalo marah suka melemparkan barang yang ada di dekat dia sambil berteriak “KANCUUUUUT!!!”.
itu yang menyebabkan dia menjadi sosok yang terkenal di dalam keluarga.
Dia
suka bermain band dan menggoda gadis2 yang melewat di sekitar rumahnya dia
punya satu keahlian dimana orang2 normal enggak bakal bisa ngelakuinnya, dan
satu kebiasaan lainnya yang ga wajar adalah, dia suka memakai celana dalam
sodaranya. Dia bisa memegang knalpot motor yang panas hanya dengan ketiga
jarinya dan meledakan mercon di tangan kirinya ya walapun setelah itu dia
berteriak dan menangis kesakitan. Setelah sembuh dia melakukaanya lagi, dia ga
bisa meminum obat tablet menggunakan air minum,tapi dia hanya bisa minum obat menggunakan
pisang, padahal gue rasa pake pisang lebih sulit -_-“, selain itu yang paling
parah, bila dia kentut dia selalu mencium kentutnya terlebih dahulu dan
kemudian dia berikan paksa kepada orang di dekatnya. aneh memang kehidupan
manusia yang memiliki penyakit ingus menahun ini....
Okeh kembali ke ingus.
Di kelas 7 ini gue menemukan beberapa orang yang sahabat yang juga tidak kalah
kerennya sama si fahmi, dan di sekolah ini jugalah gue mengembara dan mejadi
seseorang yang berbeda dari gue yang manja dan penakut menjadi seorang yang
lebih menyedihkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar